Bee Polen

bee polen

Polen (serbuk sari) merupakan bagian dari alat reproduksi jantan yang terdapat pada tumbuhan. Polen ini dibawa oleh lebah ke dalam sarang hingga terjadi proses pengulian polen dengan madu.

Terdapat beberapa bukti empiris bahwa dengan mengonsumsi suplemen yang terdiri dari madu, bee polen, dan royal jell memiliki pengaruh yang positif untuk emnjaga manusia dari penyakit kanker yang ganas.

Peneliti Prancis bernama Alain Callais menegaskan bahwa mengonsumsi satu sendok teh bee polen akan mencegah seseorang terkena kanker. Di Jepang, penggunaan campuran bee polen dan royal jelly berkhasiat melawan tumbuhnya kanker ganas.

Royal Jelly

Royal_Jelly

Royal Jelly adalah zat yang diproduksi dan dikeluarkan oleh lebah pekerja untuk dijadikan makanan khusus Ratu Lebah seumur hidupnya.

Kementrian Kesehatan Prancis memberikan persetujuan terhadap pengujian formula cair dari royal jelly dalam ampul untuk disuntikkan ke dalam otot. Mereka juga memberikan izin produksi terhadap apierum royal jelly tersebut.

Manfaat dari mengonsumsi royal jelly yaitu:

  1. Menjaga kesehatan secara umum;
  2. Menyegarkan fisik yang mencakup berbagai vitamin dan hormone;
  3. Menjaga kadar gula, mengatasi kencing batu dan sembelit;
  4. Menjaga hati dan otak dari stress dan peradangan;
  5. Mencegah kanker darah;
  6. Mengobati penyakit-penyakit sendi.

Royal jelly tidak dikonsumsi secara berlebihan karena akan menyebabkan racun dan kelebihan hormone.

Madu

madu

Madu adalah obat terbaik yang tidak ada tandingannya, khusus untuk penyakit yang berat karena mampu membunuh bakteri-bakteri yang merupakan akar musibah dan penyakit. Berbagai rumah sakit di Eropa dan Amerika beramai-ramai mengobati pasien hanya dengan menggunakan madu dan berbagai produk yang berasal dari lebah saja. Nabi SAW. bersabda:

“Kesembuhan itu dalam 3 hal: meminum madu….” (HR. Al-Bukhari, telah lewat takhrijnya).

 

Ekstraksi Antibiotik dan Materi Medis dari Sayap Lalat di Eropa

sayap

Rasulullah bersabda yang disangsikan orang-orang kafir sepanjang 1400 tahun lalu, dari Abu Hurairah r.a:

“Apabila lalat itu hinggap diminuman salah seorang di antara kalian, hendaknya dia menenggelamkan lalat itu, kemudian mengangkatnya. Sesungguhnya pada salah satu sayapnya ada penyakit dan di sayap lainnya ada penyembuh.” (HR. Al-Bukhari 3142)

Jadi salah satu sayap lalat terdapat mikroba dan sisi sayap yang lain terdapat obat yang menyembuhkan dengan izin Allah SWT.

Hadits lain dari Ali r.a, Rasulullah SAW. bersabda:

“Pada salah satu sisi sayap lalat terdapat penyakit, dan pada sisi yang lain terdapat obat. Maka jika seekor lalat jatuh ke dalam bejana maka tenggelamkanlah dia, niscaya obatnya akan menghilangkan penyakitnya.” (Lihat Shahih Al-Jami, 4234, 4249)

Beberapa laboratorium di Jerman telah berhasil melakuka ekstraksi antibiotic dari sayap lalat. Penyakit yang disebabkan lalat diantaranya yaitu penyakit typhus, kolera, paratyphus, dll.